MATA KULIAH : PENYEHATAN MAKANAN DAN MINUMAN
INSTRUKTUR : KHIKHI PURNAWATI KHASIM,SST,M.Kes
LAPORAN
PEMERIKSAAN BORAX PADA TAHU DAN BAKSO SECARA KUALITATIF
DISUSUN
OLEH :
Sarniati
PO7142211810.44
DIV.IIA
KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN MAKASSAR
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
PTODI D.IV SARJANA TERAPAN
TAHUN 2020
LAPORAN PEMERIKSAAN BORAX
A. DASAR
TEORI
Boraks
merupakan bahan kimia yang banyak dipergunakan untuk industri kertas, pengawet
kayu, pengontrol kecoa dan industry keramik. Di masyarakat luas boraks
sering disalahgunakan sebagai bahan tambahan makanan untuk pembuatan kerupuk, mie basah, lontong, bakso
dan produk makanan lainnya. Akibat mengkonsumsi boraks dalam makanan
lama-kelamaan akan terakumulasi (tertimbun) sedikit-demi sedikit dalam organ
hati, otak dan testis. Boraks yang dikonsumsi cukup tinggi dapat
menyebabkan gejala pusing, muntah, kejang perut, kerusakan ginjal, hilang nafsu
makan, Gangguan pencernaan,gangguan susunan syaraf pusat : bingung dan
bodoh,anemia, rambut rontok dan kanker.
Boraks
merupakan senyawa berbentuk Kristal, warna putih, tidak berbau dan stabil pada
suhu tekanan normal dan bersifat sangat beracun, sehingga boraks tidak boleh
digunakan dalam pangan. Daya pengawet yang kuat dari boraks berasal dari kandungan
asam borat didalamnya.Asam borat sering
digunakan dalam dunia pengobatan dan kosmetika. Misalnya, larutan asam borat
dalam air digunakan sebagai obat cuci mata dan dikenal sebagai boorwater. Asam
borat juga digunakan sebagai obat kumur, semprot hidung, dan salep luka kecil.
Namun, bahan ini tidak boleh diminum atau digunakan pada luka luar karena
beracun ketika terserap masuk dalam tubuh. Dalam pengidentifikasian boraks pada
makanan jika boraks direaksikan dengan kurkumin akan menghasilkan senyawa
berwarna merah yang disebut rososiania.
Pada
umunya alasan para produsen menggunakan boraks sebagai bahan pengawet makanan
adalah karena bahan ini mudah digunakan dan mudah didapat, karena harganya
relative murah disbanding bahan pengawet lainnya yang tidak berpengaruh bruk
pada kesehatan. Selain itu, boraks merupakan senyawa yang bias memperbaiki
tekstur makanan sehingga menghasilkan rupa yang bagus. Berikut adalah beberapa
cara mengidentifikasi makanan yang menngunakan boraks :
a)
Bakso,yang mengandung boraks memiliki
kekenyalan khas yang berbeda dari kekenyalan bakso yang menggunakan banyak
daging.
b)
Mie basah, biasanya lebih awet sampai 2
hari pada suhu kamar (250c), dan bertahan lebih dari 15 hari pada
suhu lemari es 100c berbau menyengat, kenyal, tidak lengket, dan
agak mengkilap dibandingkan mie normal.
c)
Tahu,yang mengguanakan boraks tidak
mudah hancur atau lebih keras dan kenyal dari tahu biasa, kemungkinan besar
tahu tersebut mengandung bahan berbahaya. Selain itu, tahu tidak akan rusak
sampai tiga hari pada suhu kamar 250c dan bertahan lebih dari 15
hari pada suhu lemari es 100c.Tahu
juga akan terlampau keras, namun tidak padat.
B.
TUJUAN
a. Untuk
mengetahui cirri-ciri dari makanan yang mengandung boraks.
b. Mengidentifikasi sampel yang diperiksa mengandung boraks atau
tidak.
c. Mengidentifikasi
borax secara kualitatif
C. ALAT
DAN BAHAN
a. ALAT
-KAYU/LIDI
-WADAH
b. BAHAN
-kunyit basah atau
rimpang kunyit
- tahu (sampel 1)
-bakso (sampel 2)
D. PELAKSANAAN
PRAKTIKUM
Hari/Tanggal
:Senin,22 April 2020
Waktu :
08.00-11.00 WITA
Tempat :
Praktek Mandiri dirumah
E. PROSEDUR
KERJA
Langaka kerja
:
1.
Simpang kunyit atau kunyit basah
2.
kayu atau bambu diraut seperti lidi dan bersih
3.
bahan makanan yang dijual umum yang kemungkinan
mengandung boraks. EX: bakso, Mie basah, tahu, dan lain-lain.
4.
siapkan lidi kemudian tusukkan ujung lidi
ke kunyit basah lalu tunggu beberapa menit,setelah itu tusukan ke makanan yang
ingin diperiksa tunggu beberapa menit
5. setelah beberapa menit cabut
lidi dari makanan yang diperiksa kemudian melihat apakah ada perubahan
warna yang terjadi pada ujung lidi tersebut
6. makanan yang positif
mengandung boraks akan merubah warna Ujung lidi tersebut menjadi warna kuning
sampai orange kemerahan
F. HASIL
SAMPEL
|
REAKSI
|
KETERANGAN
|
BAKSO
|
TIDAK TERJADI
PERUBAHAN WARNA (KUNING)
|
TIDAK
MENGANDUNG BORAX
|
TAHU
|
TIDAK TERJADI
PERUBAHAN WARNA (KUNING)
|
TIDAK
MENGANDUNG BORAX
|
Indikator yang digunakan adalah kunyit Apabila sampel yang mengandung boraks ditambahkan dengan
indikator kunyit maka akan berwarna merah kecoklatan.
G. ANALISA
HASIL
Pada praktikum ini, uji yang
digunakan yakni uji boraks Percobaan ini menggunakan beberapa sampel berupa
bakso, tahu, yang berasal dari pasar di kabupaten maros. Berdasarkan
hasil pengamatan,sampel yang telah diuji negative mengandung boraks. Jadi bahan makanan
tersebut dapat dikonsumsi karena tidak mengandung boraks yang berbahaya bagi
kesehatan.
Uji kualitatif dengan menggunakan kunyit sebagai indicator dapat
dilakukan oleh siapa saja dan dapat digunakan untuk mengetahui apakah dalam
makanan terdapat boraks atau tidak. Semakin banyak borax yang digunakan pada
makanan tersebut maka warna/reaksi akan semakin gelap pekat(merah kecoklatan).
Hal ini di atur oleh PERMENKES No.722/Menkes/Per/IX/88 tentang Bahan Tambahan
Makanan.
Boraks
sering disalahgunakan sebagai bahan tambahan makanan untuk pembuatan kerupuk, mie basah, lontong, bakso
dan produk makanan lainnya. Akibat mengkonsumsi boraks dalam makanan
lama-kelamaan akan terakumulasi (tertimbun) sedikit-demi sedikit dalam organ hati,
otak dan testis. Boraks yang dikonsumsi cukup tinggi dapat menyebabkan
gejala pusing, muntah, kejang perut, kerusakan ginjal, hilang nafsu makan,
Gangguan pencernaan,gangguan susunan syaraf pusat : bingung dan bodoh,anemia,
rambut rontok dan kanker. Pada makanan seperti bakso dan tahu yang mengandung
boraks akan memiliki tekstur kekenyalan khas yang berbeda dari kekenyalan bakso
yang menggunakan banyak daging, tidak mudah hancur atau lebih keras dan kenyal
dari tahu biasa, kemungkinan besar tahu tersebut mengandung bahan berbahaya.
Selain itu, tahu tidak akan rusak sampai tiga hari di suhu ruangan.
H. KESIMPULAN
Berdasarkan
hasil dari praktikum yang telah dilakukan kita dapat menarik kesimpulan :
1. Sampel
bakso tidak mengandung boraks (negative)
2. Sampel
tahu tidak mengandung boraks (negative)
I.
LAMPIRAN
INDIKATOR
KUNYIT
WARNA
PADA SAMPEL BAKSO WARNA PADA
SAMPEL BAKSO






laporannya sudah bagus, bahasa yang digunakan juga mudah dipahami tapi mungkin penulisannya dapat diperbaiki karena ada beberapa kalimat yang tidak terbaca akibat warna latar belakang yang tidak cocok warnanya, dan sangat membantu untuk referensi tambahan pengetahuan. saran saja mungkin bisa ditambahkan referensi yang diambil saat menulis laporan ini, mohon maaf bila ada salah kata dan terima kasih sebelumnya^^
BalasHapusterimakasih sarannya😄😄,kedepannya akan saya perbaiki
HapusLampiran gambarnya sangat jelas dan laporannya mudah dipahami
BalasHapusterimakasih 😊😊
Hapusterimasih sangat membantu
BalasHapusterimakasih sudah berkunjung ke blog saya 😊😊
HapusLaporannya sudah bagus dan pemilihan bahasa yang mudah dipahami. Mungkin saran sudah terwakilkan oleh saudari andi nurul algebra . Tetap semangat semoga sukses^^
BalasHapusterimakasih atas sarannya,kedepannya akan saya perbaiki 😊😊
Hapuslaporannya sangat membantu buat referensi pengetahuan
BalasHapussemoga dapat bermanfaat kedepannya 😊😊
HapusLaporannya sdh baik, apalagi sdh ada lampiran yg membantu sebagai pembuktiannya :)
BalasHapusterimakasih 😊😊
BalasHapusLaporannya bagus,saran mungkin bisa ditambahkan referensi hehe
BalasHapusterimakasih atas sarannya,kedepannya akan saya tambahkan refrensi 😊😊
HapusLaporanya sudah bagus,mudah dipahami mungkin bisa tambahkan referensinya
BalasHapusterimakasih atas sarannya,akan saya perbaiki untuk kedepannya
HapusLengkappp bagus mantapp
BalasHapusterimakasih
HapusSangat mudah di pahami dan menambah referensi untuk penggunaan bahan tersebut sebagai pendeteksi boraks
BalasHapusterimakasih
BalasHapusPenjelasan nya mudah di pahami dan sangat bermanfaat
BalasHapusterimakasih
HapusLaporannya sangat bagus dan membuat saya jadi mengerti bahayanya kandungan boraks pada makanan...
BalasHapusterimakasih telah membaca
HapusLaporanya jelas dan mudah dipahami terima kasih
BalasHapusterimakasih telah membaca tulisan saya
HapusLaporannya bagus, menambah pengetahuan dan menambah referensi juga
BalasHapusterimakasih telah membaca laporan yang saya tulis
HapusInfo yg dibutuhkan sudah terjawab dan tertata dgn baik.untuk menyempurnakan butuh tambahan dianalisa hasil terkait ciri bakso dan tahu yg diperiksa karena hasilnya negatif. Pada gambar,tusuk gigi pd tahu warnax orange (kuatirx hasil sebenarx positif).Kesimpulan sebaiknya menjawab tujuan(ada 3).Lengkapi saran dan referensi.
BalasHapus